Ketika cinta seseorang akan rela melakukan apapun demi melihat seseorang yang dicintai terlihat bahagia. Tanpa perlu ada yang meminta dan diminta hati tergerak sendiri untuk melakukan bergabagai cara demi mendatangkan bahagi untuk dipersembahkan pada dia yang dicintai.

Kadang sampai lupa diri, lupa kalau membahagiakannya membuat kita lupa pada kebahagian kita sendiri. Kadang juga tidak peduli apakah apa yang kita usahakan sudah benar atau tidak. Saat itu yang terlihat dan yang ada dipikiran adalah bagaimana membahagiakan dirinya.

Terkadang Sampai Membuatmu Rela Melakukan Apapun Untuk Melihatnya Bahagia, Bahkan Sekalipun Harus Mengorbankan Kebahagianmu Sendiri

Untuk membuatnya merasa bahagia bahkan kamu sampai rela melakukan apa saja demi mengusahakan kiebahagiaan itu. Bahkan sampai kamu rela mengorbankan kebahagiaan dirimu sendiri hanya demi mengusahakan kebahagian orang yang paling kamu cintai.

Rela Menjadi Orang Lain Demi Menjadi Seperti Yang Diinginkannya, Walau Itu Sebenarnya ‘Membunuh’ Dirimu Sendiri

Kalau sudah benar-benar mencintai kamu sampai tidak peduli apakah kamu akan sakit hati atau tidak, tidak dihargai orang lain atau terlihat rendahan dimata orang lain. Disuruh kesana kemari, melakukan yang dimintanya layaknya seperti pembantunya kamupun tidak peduli, selama itu membuatnya merasa bahagia.

Kamupun Dengan ‘Bodohnya’ Merasa Sangat Bahagia Melihatnya Tersenyum, Padahal Itu Tidak Menguntungkan Apa-Apa Bagi Dirimu

Entahlah tidak peduli membuat kamu terlihat seperti wanita rendahan atau tidak, selama itu membahagiakan dia, kamu dengan sendirinya ikut merasa bahagia. Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi dirimu selain melihat apa yang telah kamu lakukan mampu membuat dia tersenyum bahagia.

Sebenarnya Kamu Merasa Lelah, Tapi Kamu Tidak Bisa Menghentikan Inginmu Untuk Tetap Melakukan Apapun

Diakui atau tidak, entah sering atau tidaknya terkadang kamu merasa lelah dan sadar bahwa kamu tidak ubahnya seperti babu, namun entah mengapa pula kamu sendiri bahkan tidak mampu menghentikan keingginan hatimu untuk tetap mengusahakan apapun demi membahagiakan dia, mengorbankan apapun yang bisa kamu korbankan demi menukarnya dengan kebahagiannya.

Tidak Peduli Apakah Dia Adalah Seseorang Yang Baik Atau Tidak Bagi Dirimu, Kamu Akan Merasa Dia Adalah Sumber Kebahagiaan Yang Membuatmu Hidup

Yang paling menyakitkan itu adalah ketika orang yang dicintai sebenarnya merupakan orang yang hanya mengambil manfaat saja, artinya tidak benar-benar mencintai. Yang datang hanya ingin dibahagiakan dan jika sudah menemukan yang lebih membahagiakan dia akan melarikan diri, lalu kembali lagi untuk menyakiti.

Dan kamu sendiri tidak mampu berhenti untuk tidak mengorbankan banyak hal demi membuatnya merasa bahagia, walau sebenarnya kamu tidak mendapatkan apa-apa kecuali sakit hati yang terasa ingin membunuhmu.

Dan Entah Mengapa Dengan Sendirinya Kamu Merasa Ketidak Bahagiaannya Adalah Hal Yang Paling Menyakitkan Bagimu

Rasanya ada seperti ikatan batin yang membuatmu ikut merasa menderita jika tidak melihatnya bahagia. Merasakan seperti ingin menukar rasa sakitnya jika melihatnya sakit. Ingin memberikan tenagamu jika melihatnya tidak memiliki semangat. Rasanya ketidak bahagiannya adalah ketidak bahagianmu pula yang seakan membuatmu murka pada Tuhanmu jika dia tidak merasa bahagia.

Baca Juga : 

Advertisements